Rabu, 11 Juni 2008

Distribusi Penduduk Tidak Merata

Adanya masalah kemacetan lalu lintas, penumpukan sampah, dan masalah-masalah sosial lainnya di kota-kota besar bersumber dari masalah distribusi penduduk yang tidak merata. Sebagian kecil wilayah Indonesia dipadati penduduk, sementara sebagian besar wilayah indonesia kekurangan penduduk. Seandainya pemerintah memperhatikan pendistribusian penduduk yang merata, maka banyak sekali masalah yang selesai. Tetapi karena hal ini luput dri perhatian, maka banyak sekalibiaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi masalah-masalah yang seharusnya tidak terjadi. Sulitkah mencapai keadaan distribusi penduduk yang merata? Akan terasa sulit bila yang diharapkan adalah keuntungan jangka pendek. Tetapi tidak akan sulit bila yang diharapkan adalah keuntungan jangka pajang. Jadi sulit itu hanya suatu perasaan, bukan kenyataan. Ternyata sekarang kita juga mengalami kesulitan serius dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul akibat distribusi penduduk yang tidak merata. Biaya-biaya yang pasti diperlukan adalah pembuatan jalan-jalan, pembangkit-pembangkit listrik, dan keperluan telekomunikasi. Semuanya di luar pulau Jawa tentunya. Kalau kita berfikir untuk keuntungan jangka panjang, maka kita membangun semua itu untuk menarik penduduk ke luar jawa. Mungkin 5, atau bahkan, 10 tahun mendatang baru terlihat hasilnya. Tetapi kalu kita berfikir jangka pendek, maka kita membangun semua itu setelah ada kebutuhan dari masyarakat, sebagaimana yang kita lakukan sekarang. Tetapi apa yang kita alami? Bukannya penyelesaian masalah, tetapi pemanbahan masalah, karena semakin banyak orang yang datang ke tempat yang banyak kemudahan. Pertanyaannya sekarang adalah: "Siapa yang harus memulai?"